Tampilkan postingan dengan label Selingan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Selingan. Tampilkan semua postingan

Rabu, Juli 18, 2012

And my journey started from here ...

As I mentioned before in here, and here, I used Indonesian version of Comprehensive Competence-Based Education (CCBE) Principle for my project. I visited 42 agricultural vocational schools in Java area to investigate teachers and students' view on the implementation of CBE principles in their study programs.  it took a couple of month to collect these data, but the experiences I got were very rewarding. I could see how diverse and complex of agricultural vocational schools in Indonesia, either from its location, management system, human resources, facilities or learning process. However, in this blog I just want to share my personal experiences while doing my project.

While traveling, I enjoyed how beautiful of Indonesia nature is. It was really wonderful. From flower gardens, green of rice fields, terrasering, irrigation system, tea gardens, waterfall, mystical forest, beautiful beach, mountain, natural spring and rivers, and so forth.


  

Jumat, Juli 06, 2012

Lagu galau di tanah rantau


Ingin Pulang, lagu lama dari Sheila on 7. Meskipun lagu dirilis sudah agak lama, tapi masih memberikan kesan mendalam, terlebih di saat jauh dari keluarga tercinta. Sayangnya belum menemukan official video clipnya yang dari Sheila on 7, jadi yang dipajang di sini versi lypsinc. Saya tahu lagu ini pertama kali karena seorang rekan menjadikan backsound dalam klip kumpulan foto teman yang mau balik ke Indonesia. Lagu yang bikin galau, di tanah rantau.




saat-saat seperti ini /pintu tlah terkunci/lampu tlah mati/ku ingin pulang/tuk segera berjumpa/denganmu

waktu-waktu seperti ini/di dalam selimut/harapkan mimpi/bayangan pulang/tuk segera berjumpa/denganmu

ku ingin kau tahu/ku bergetar merindukanmu/hingga pagi menjelang/aaaaaah
sesaat mata terpejam/tirai imaji terbuka/semakin ku terlelap/semakin jelas hangat senyuman
tak ingin terjaga/sampai aku pulang 

sesaat mata terpejam/bintang-bintang menari indah/iringi langkahku/ 
rangkai mimpi yang semakin dalam
tak ingin terjaga/sampai aku pulang


Kreasi dan Resep Peyek Renyah



Peyek renyah, gurih, dan nagih
Ini peyek, kata teman saya dari Bandung namanya Rempeyek Jawa, asli hasil kreasi sendiri waktu iseng. Kalau jenuh jaman kuliah di negeri orang dulu, nambah keterampilan masak. Kalo beli di luar boros euy. Ini hasil coba-coba bikin peyek pertama kali. Awalnya nyari bantuan Om Google lewat blogwalking sana-sini nyari resep peyek yang mudah dan gak pakai bahan aneh-aneh. Berbekal pede, hasilnya lumayan. Peyek ini saya sajikan ke teman-teman waktu pas ketempatan kumpul-kumpul pengajian di Kraneweg, Groningen. Jadi bikinnya ya lumayan banyak. Cape' tapi puas.


Ide awal bikin peyek adalah karena mendapatkan warisan ikan asin dari teman Korea yang balik kampung, plus saat itu lagi masa-masa kronis kangen sama kampoang nan jauh di mato. Bikin peyeknya sehari sebelum hari kumpulan pengajian. Setelah selesai, musti ke kampus ada janjian belajar kelompok. Waktu pulang dari kampus sedikit kecewa melihat hasil peyeknya mlempem. Dari segi rasa sudah oke banget, tapi kok mlempem. Terus coba-coba di panasin lagi, digoreng sebentar, hasilnya luar biasa. Garing, gurih dan renyah. Juga gak terlalu berminyak. Dan renyahnya bisa bertahan lama, gak mlempem lagi. Habis pengajian ludes deh semua peyek-peyek itu, baik yang peyek kacang maupun peyek teri.

Resepnya sebagai berikut:
Bahan (saya cuman ngira-ngira aja ukurannya, jadi susah direplikasi)
tepung beras
tepung kanji
santan
telur ayam
lembar daun jeruk, diiris tipis
ikan teri kering dan kacang tanah (dipotong-potong biar jadi banyak. Biar hemat, saya beli kacang buat makanan burung di C-1000, hehehe)
Minyak untuk menggoreng
Bumbu halus:
bawang putih
butir kemiri
ketumbar
kunyit, kencur
garam

CARA MEMBUAT :
  1. Campur tepung beras dan tepung kanji.
  2. Masukkan bumbu halus, telur, dan santan sampai adonan cukup encer.
  3. Tambahkan daun jeruk, aduk rata.
  4. Panaskan minyak goreng.
  5. Ambil satu sendok sayur adonan. Tambahkan ikan kering, atau kacang tanah.
  6. Tuang ke wajan yang panas sambil disiram-siram minyak hingga lepas dari wajan.
  7. Goreng sampai renyah, jangan lupa dibalik.
  8. Peyek ini bukan yang model tipis-tipis teman makan pecel. Peyek lebih tebel dan bisa bulat-bulat sempurna, tapi musti dua kali penggorengan.
Sumber : lupa, pokoknya hasil googling, bukan ide sendiri.